Postingan

Tebak-tebakan Tanggal Lahir

Gambar
Kuis Tebak Tanggal Lahir Narasumber Ngabarak Soal di atas sebenarnya terinspirasi dari Cheryl's Birthday Problem yang merupakan salah satu soal dari Singapore and Asian School Math Olympiad (SASMO) dan diujikan kepada siswa usia 14-15 tahun. Mantap juga ya hehe. Langsung kita bahas aja yak Kita perhatikan kalimat pertama dari ucapan Jahfal, dia mengatakn bahwa dia tidak tahu kapan si narasumber berulang tahun. Jelas, Jahfal hanya diberitahu nama bulan saja dan setiap bulannya memiliki lebih dari satu tanggal. Kemudian ia mengatakan dengan yakin bahwa Faishal pun tidak mengetahui kapan narasumber berulang tahun. Hal ini bisa terjadi karena bulan yang diterima Jahfal bukanlah bulan Mei atau November karena dari 10 opsi tanggal yang diberikan narasumber, hanya tanggal 23 (Mei) dan 5 (November) yang tidak berulang.  *Coret semua opsi bulan Mei dan November Kemudian, Faishal pun berkata bahwa awalnya dia tidak tahu. Namun, sekarang dia tahu tanggal ulang tahun narasumbe...

Keadaan Sosial Masyarakat Bojong ketika Indonesia Berstatus Keadaan Tertentu

 "Kepada seluruh rakyat Indonesia, saya minta untuk tetap tenang, tidak panik, dan tetap produktif dengan meningkatkan kewaspadaan," -Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo  Sudah menjadi hal yang lumrah, bahwa memang ada perbedaan antara lingkungan kota dan pedesaaan. Baik itu dari segi ekonomi, fasilitas, mau pun sumber daya manusia. Setidaknya itu yang dirasakan saya, sebagai seorang anak yang dibesarkan di desa Bojong Barat dan bersekolah di SMA Negeri 1 Purwakarta. Saya melihat bahwa masyarakat desa cenderung lebih percaya terhadap apa yang diceritakan oleh orang yang dianggap berpengaruh(seperti nenek buyutnya) dibanding tahu dengan benar apa masalah yang terjadi. (Bisa dibilang kurang kritis lah ya). Menurut saya masyarakat yang baik itu adalah mereka yang menerapkan kata-katanya Carl Sagan "I don't want to believe, I want to know" (Ea, so iye) Aktivitas sosial masih berjalan seperti biasa, okelah. Saya pun masih sering ke luar rumah membantu oran...

Pandangan Saya Sebagai Muslim Mengenai Covid-19

"Ilmu hakekat adalah meninggalkan harapan memperoleh pahala dan bukannya meninggalkan amal" -Hasan al-Bashri Saya akan memulai dari hal yang paling dasar terlebih dahulu. Definisi agama. Agama berasal dari dua kata, a yang berarti tidak dan gama yang artinya kacau. Sehingga, agama dapat diartikan sebagai alat agar suatu hal tidak kacau.  Bisa kita lihat pula, dalam sejarah atau kejadian sekarang ini. Orang-orang tidak takut akan yang namanya kematian, karena mereka percaya akan dunia kemudian. Mereka juga terjauhi dengan kekosongan makna di dunia, karena mereka percaya akan pahala dan dosa. Ya, ini karena agama. Bahkan, beberapa orang, ada yang mau mengorbankan nyawanya karena agama, jihad istilahnya dengan harapan pahala dan dunia kemudian. Buruk? Tidak juga. Jika kita ingin menilai sesuatu maka kita harus buatkan takarannya dong, sudut pandang mana yang ingin kita pakai (sebab semua hal itu relatif, anjay Einstein). Nah, dalam beragama jelas nih panduannya. Untuk umat Islam...

Haruskah Kita Cemas dengan Covid-19?

Untuk menjawab pertanyaan di atas, kita harus kenalan dulu dong dengan yang namanya Covid-19 ini, Oke? Covid-19 singkatan dari coronavirus disease 2019 atau dalam bahasa Indonesia penyakit koronavirus 2019 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh SARS-CoV-2. Kalo agak bingung saya jelasin lebih rinci nih. Sebenarnya, nama koronavirus bukanlah sebuah nama takson, tetapi nama kolektif(umum) untuk virus pada famili Coronaviridae. Nah, koronavirus ini terbagi menjadi 38 spesies, di antaranya yang memiliki mortalitas tinggi pada 'manusia' adalah sebagai berikut: 1. MERS (Middle East Respiratory Syndrome) yang menyebabkan lebih dari 400 kematian 2. SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) dengan korban meninggal dunia sekitar 774 3. SARS-2, virus penyebab Covid-19 yang sekarang menjadi pandemi seluruh dunia, dengan 337.754 kasus di mana 14.441 meninggal dunia (Data dari wordlometer.info per Maret 22, 2020, 17:50 GMT) Kita ketahui, bahwasannya virus tidak emiliki perlengkapa...

Try and Make a Mistakes

Gambar
Seminggu yang lalu, 11 November 2018. Saya mengikuti tahap penyisihan OLIMATIKA GMM UPI 2018. Dan alhamdulillah, saya lolos dengan hasil yang cukup memuaskan. Bukan hanya tiket menuju final GMM yang saya dapat dari pengalaman tersebut, saya juga memperoleh banyak hal menarik seperti yang akan saya ceritakan berikut. (Sumber: Buhori al Fikri - Wordpress ) Jam Terbang                 Ada istilah “jam terbang”, yang maknanya adalah seberapa sering kita sudah melakukan sesuatu. Nah, yang saya petik dari kegiatan kemarin. Ternyata jam terbang itu tidaklah menjadi hal penentu seseorang telah ahli dalam melakukan sesuatu, jika pengalaman yang telah ia laksanakan tidak ia nikmati, tidak ia hayati, tidak ia ambil hikmahnya. Penyisihan yang dilaksanakan itu kebanyakan diikuti oleh kelas 12. Ada seseorang yang saya ingat, ketika saya SMP dia mengikuti juga lomba OLIMATIKA SMA, mendapatkan juara dan saya r...

Cara Cepat Memahami Matematika

Banyak orang yang mengatakan bahwa pelajaran matematika adalah pelajaran yang paling sulit (pasti kata kamu juga begitu :D), walaupun demikian bukan berarti tidak bisa kita taklukan. Maka pada kesempatan kali ini saya akan memberikan beberapa tips agar kita dapat lebih mudah menaklukan pelajaran matematika ini. Kenali dan Pahami Maksudnya disaat kalian mempelajari sebuah materi di bidang matematika, kalian harus tahu dulu buat apa sih materi itu dibuat, manfaatnya apa dikehidupan kita. Sehingga kita lebih tertarik dengan materi yang akan kita pelajari. Karena sebenarnya matematika itu bermanfaat di berbagai aspek kehidupan. Bahkan di bidang seni musik pun (baca: Musik dan Matematika  ) Jangan Takut Salah Disaat kalian mendapatkan tugas/soal matematika jangan pernah nungguin contekan dari temen, itu salah banget. Kerjain tugas dengan hasil kalian sendiri. Guru juga nggak akan marah kok kalo kalian ngerjain nya salah. Kalo jawabanmu salah, tanya ke guru atau teman y...

Apa sih Matematika Itu?

[Artikel ini disadur dari artikel dengan judul yang senada, yang pernah saya tulis untuk anakbertanya.com.] Ada yang bertanya: “Apa sih matematika itu?” Banyak orang yang telah menjawab menjawab pertanyaan ini, saya ngga mau ketinggalan. 🙂 Ada yang menganggap matematika sebagai ilmu, tetapi ada juga yang tidak setuju menggolongkannya sebagai sains. Namun banyak orang sepakat bahwa yang dipelajari dalam matematika adalah hal-hal yang berkaitan dengan kuantitas dan bentuk, sebagaimana dideskripsikan dalam kamus. Sesungguhnya, bila Anda ingin mengetahui apa matematika itu, Anda perlu mendalaminya — bercengkerama dengannya terlebih dahulu. Kalau Anda hanya baru ‘berjumpa’ dengan satu atau dua soal matematika dan mengerjakannya (dengan mudah atau sebaliknya, dengan susah-payah), barangkali Anda belum bisa menjelaskan apa matematika itu. Paling Anda bilang: matematika itu asik! Atau sebaliknya: “Saya benci matematika!” Saya yang sudah menekuni matematika sekitar tiga puluh tahun pun mas...